Mitigasi Risiko Bencana di Wilayah Sumut 2026
BNPB Sumut kembali melakukan pemetaan zona rawan bencana di seluruh wilayah dan menyiapkan rencana mitigasi terbaru.
Badan penanggulangan bencana Sumut yang memantau aktivitas Gunung Sinabung dan potensi banjir bandang Danau Toba.
Dokumentasi visual aktivitas dan kegiatan di Sumut. Galeri ini diperbarui secara berkala mengikuti perkembangan program.
Foto: Markus Winkler, Deepak Kumar, Erin With · Unsplash
Badan penanggulangan bencana Sumut yang memantau aktivitas Gunung Sinabung dan potensi banjir bandang Danau Toba.
BNPB Sumut mengelola relokasi dan rehabilitasi masyarakat terdampak erupsi Sinabung sejak 2013 hingga kini.
Selengkapnya →Hotline Tanggap Darurat Nasional
Posko BNPB Pusat
Layanan tanggap bencana terintegrasi untuk Sumatera Utara.
Sistem deteksi dan peringatan bencana real-time untuk Sumatera Utara.
Distribusi bantuan cepat ke zona terdampak di Medan.
Pembentukan tim relawan tanggap bencana terampil.
Kepercayaan anggota terhadap layanan kami.
“Pelatihan pertolongan pertama dari BNPB Sumatera Utara sangat bermanfaat bagi kader desa di pelosok Medan.”
“Tim medis darurat BNPB Sumatera Utara bekerja sangat profesional dalam penanganan korban bencana di Medan.”
“Rehabilitasi pasca bencana oleh BNPB Sumatera Utara berjalan terstruktur dan tepat sasaran di wilayah terdampak Medan.”
Informasi terbaru seputar kegiatan dan program kami.
Edukasi kesiapsiagaan bencana di sekolah-sekolah Medan.
Penguatan kapasitas masyarakat desa dalam menghadapi bencana di Medan.
Patroli dan sosialisasi pencegahan karhutla di wilayah Medan.
Lapor bencana atau bergabung sebagai relawan di Sumatera Utara.
Hubungi Posko →Referensi organisasi profesional dalam jaringan nasional kami.
BNPB Sumut kembali melakukan pemetaan zona rawan bencana di seluruh wilayah dan menyiapkan rencana mitigasi terbaru.
Tim BNPB Sumut menggelar simulasi tanggap darurat melibatkan masyarakat, relawan, dan instansi terkait.
Bantuan logistik dan kebutuhan dasar terus didistribusikan oleh BNPB Sumut kepada korban terdampak bencana.
Program edukasi kebencanaan masuk ke sekolah-sekolah di Sumut untuk meningkatkan kesiapsiagaan generasi muda.
Halaman ini terakhir diperbarui: 16 Mei 2026
Sebagai organisasi yang aktif di Sumut, BNPB Sumut secara berkala membagikan informasi yang relevan untuk anggota dan masyarakat luas. Kami berharap pembaca dapat memanfaatkan informasi ini untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.
Tanah longsor sering terjadi di wilayah perbukitan dan dataran tinggi Sumut, terutama saat musim hujan. Bencana ini dapat menyebabkan kerusakan signifikan dan korban jiwa dalam waktu singkat. Mitigasi efektif memerlukan kombinasi tindakan struktural dan kesadaran masyarakat.
Beberapa faktor: kemiringan lereng curam, tanah jenuh air akibat hujan deras berkepanjangan, penggundulan hutan, getaran (gempa atau aktivitas konstruksi), dan beban berlebih pada lereng dari bangunan atau timbunan.
Kenali peringatan dini: retakan pada tanah atau dinding rumah, pohon atau tiang listrik miring, mata air baru muncul di lereng, suara gemuruh dari arah bukit, dan air sumur tiba-tiba keruh. Jika menemukan tanda-tanda ini di Sumut, segera laporkan ke perangkat desa.
Untuk pemukiman di kaki bukit, perlu dibangun dinding penahan tanah, saluran drainase yang baik, dan terasering untuk mengurangi kemiringan lereng. Reboisasi dengan tanaman berakar dalam seperti vetiver, bambu, atau pohon keras membantu menstabilkan tanah.
Pemetaan zona rawan longsor dan sosialisasi pada masyarakat Sumut menjadi langkah penting. Hindari mendirikan rumah di lereng curam atau di bawah tebing rapuh. Patuhi tata ruang yang ditetapkan pemerintah daerah.
Segera evakuasi ke tempat aman menjauhi arah longsoran. Jangan berlindung di rumah karena longsor dapat menerjang struktur bangunan. Setelah longsor reda, jangan kembali ke lokasi sebelum dinyatakan aman oleh tim BPBD Sumut.
Demikian panduan singkat dari BNPB Sumut. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi halaman kontak resmi kami.